ICPECE, ICPECE 2017

Font Size: 
PENANAMAN NILAI DEMOKRASI PADA ANAK USIA KELAS AWAL SEKOLAH
Solihin Ichas Hamid

Building: Mitra Hotel, Bandung
Room: Nusantara 1
Date: 2017-12-06 07:00 AM – 05:30 PM
Last modified: 2018-04-13

Abstract


Tulisan ini mengangkat urgensi demokrasi sebagai isyu dan tema sentral kehidupan politik di tengah masyarakat dan bangsa-bangsa di dunia. Sebagai konsep politik dan moral di dalamnya, makna dan artikulasi praksis demokrasi penting diajarkan pada anak sejak dini, mulai ketika seorang anak memasuki kegiatan bermain dengan lingkung sebayanya. Untuk itu, subtansi nilai demokrasi yakni menghargai hak orang lain menjadi konsep dasar yang penting untuk ditanamkan dalam menjalani kehidupan bersama,  hingga dapat memahami dan menerima keberbedaan yang menandai identitas diri dan lingkungannya.  Model permainan demokrasi sebagai tema sentral dapat dimodifikasi ke dalam pilihan permainan sesuai dengan rujukan kurikulum di sekolah.  Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan dapat menjawab setidaknya tiga pertanyaan : 1). Apa urgensinya Demokrasi diajarkan pada anak usia dini; 2). Konsep Nilai  apakah yang dapat diajarkan pada anak usia dini; dan 3). Bagaimanakah pengembangan nilai demokrasi dalam praksis pembelajaran pada kelas anak usia dini. Hasilnya setelah permainan dilakukan, perserta didik menunjukkan keterampilan dan penguasaan sikap dalam bekerjasama, saling membantu  dan berbagi peran dan kesempatan dalam kegiatan  bermain bersama. Hasil tersebut tentu saja bersifat tentatif, dan  kekuatan jadinya bergantung pada intensitas kelangsungan proses kurikuler berkelanjutan pada tema terkait baik konseptual dan praksisnya di tengah masyarakat.

Keywords


Nilai demokrasi, Landasan moral pendidikan politik, Anak usia dini, Penguasaan sikap dan keterampilan sosial anak, Bekerjasama, Berbagi peran.

Full Text: PDF